Nasi Putih vs. Nasi Merah (atau Cokelat)

Siapa yang ngga suka nasi?? Hambar banget ya makan tanpa nasi πŸ˜‚ Saya juga penikmat kentang, pasta, dan roti, tapi kalau udah makan makanan Indonesia ya cocoknya pakai nasi dong. Karena begitu seringnya kita mengkonsumsi nasi sehari-hari, saya mau bahas mengenai beberapa perbedaan nasi yang ada di luar sana.

Seperti yang saya bilang di IG, saya sekeluarga baru-baru ini “hijrah” dari nasi putih ke nasi merah (dan juga coklat). Jadi awalnya kami keinginan kami muncul karena kami sedang menerapkan clean eating, yang artinya kami makan sebisa mungkin “whole” dan “real” food, dan menghindari makanan proses sebisa mungkin. Dalam konsep clean eating ini, sangat disarankan untuk makan “whole grain” sehari-hari ketimbang “refined grain”. Beras merah dan cokelat termasuk dalam whole grain, sedangkan beras putih adalah refined grain πŸ™ŒπŸ»

Whole grain merupakan produk olahan dari gandum utuh yang belum mengalami proses pengolahan sedemikian rupa (yang dapat mengurangi gizi dan vitamin yang dikandungnya). Sedangkan refined grain adalah kebalikannya, ia telah diproses jauh lebih banyak sehingga banyak kandungan yang hilang (terutama yang dikandung oleh kulit).

Yang tersisa dari refined grain hanyalah karbohidrat dan sedikit protein. Sedangkan whole grain, masih mengandung serat, vitamin B, antioksidan, zat besi, tembaga, selenium, potasium, dan magnesium. Bayangkan!

Refined grain juga mudah meningkatkan kadar gula dalam darah setelah dikonsumsi, yang bisa menyebabkan seseorang makan lebih banyak dari yang dibutuhkan. Dengan adanya riwayat diabetes dalam keluarga, saya jadi super hati-hati. Apalagi nasi putih panas, kadar gulanya lebih tinggi. Alasan-alasan sederhana inilah yang membuat saya memilih untuk berpindah dari nasi putih ke nasi cokelat atau merah untuk konsumsi sehari-hari. Untuk bayi dan balita, nasi cokelat ini juga jauh lebih sehat karena lebih padat gizi. Bisa jadi makanan awal MPASI juga ya mommies 😚

Reaksi Arga? SUKA! πŸ˜† Bahkan, sejauh ini dia seperti lebih suka nasi merah daripada nasi putih. Ada rasa dan tekstur yang khas yang berbeda dari nasi putih biasa. Saya masaknya di rice cooker seperti biasa, tapi suka saya rendam dulu kalau mau lebih pulen. Bukan hanya nasi saja yang jadi pertimbangan saya dalam memilih karbohidrat, tapi juga jenis gandum lain. Berikut beberapa contoh “whole grain” dan “refined grain” untuk memudahkan kita sehari-hari dalam memilih jenis karbohidrat:

Whole grain:
1. Oatmeal atau whole oat
2. Beras cokelat
3. Beras merah
4. Beras hitam
5. Gandum hitam utuh
6. Soba atau buckwheat
7. Quinoa
8. Tepung berlabelkan whole wheat flour

Refined grain:
1. Beras putih
2. Tepung terigu
3. Roti putih
4. Pasta putih
5. Produk olahan lainnya yang terbuat dari tepung terigu

Selama dimakan dalam porsi yang ideal, refined grain bukan berarti jahat. Tapi kalau ada pilihan whole grain, lebih baik pilih yang whole grain ☺️ Kandungan beras cokelat dan beras merah hampir mirip, dan mereka juga lebih mudah didapatkan di pasaran.

Memang ini semua kembali ke keputusan kita masing-masing. Saya sendiri ingin membiasakan lidah Arga untuk makan karbohidrat dari gandum utuh ketimbang yang sudah diproses. Saya percaya kualitas makan sehat itu dimulai sejak kecil, bukan berarti karena masih kecil dia jadi dibolehkan makan apa saja tanpa batas dan nanti kalau sudah besar baru di rem πŸ˜‚ Bukan ngajarin diet ya, tapi mengajarkan makan sehat – makanan yang alami – termasuk buah dan sayur yang banyak. Kalau ada snack ini itu sih ya boleh-boleh aja, kasian juga kalau ini itu ngga boleh. Eh, kecuali yang benar-benar ngga sehat dan ngga ada gizinya sih saya ngga kasih hehe. Tapi selebihnya semua boleh, moderation is key πŸ€—

Sumber: https://hellosehat.com/mengenal-whole-grain-dan-refined-grain/
http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150324133555-262-41425/beras-merah-cokelat-dan-hitam-mana-paling-sehat/
http://www.fitnessmagazine.com/weight-loss/plans/diets/clean-eating/?page=2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s