First Trimester Screening (FTS) Test

Second pregnancy!

Bisa melewati trimester pertama rasanya bahagia banget, walaupun perjalanan masih panjang. Mungkin belum pada tau, tapi saya sempat mengalami keguguran pada usia 8 minggu saat kehamilan pertama karena janinnya ngga berkembang. Alhamdulillah sebulan kemudian langsung hamil lagi dan jadi deh Arga hehe. That’s why deg-degan banget rasanya melewati trimester pertama karena ada rasa trauma. Sejak usia kehamilan 6 minggu, dokter saya sudah menginformasikan soal First Trimester Screening (FTS) Test untuk melihat risiko kelainan kromosom seperti down syndrome dan trisomi pada janin pada usia kehamilan 12 minggu. Test ini sifatnya opsional dan tidak tercover asuransi–biayanya di klinik saya di Jerman adalah EUR 210 atau sekitar Rp3,5 juta. Waktu hamil Arga saya ngga melakukan test ini karena ketika hamil 12 minggu lagi sibuk pindahan dari Indonesia ke Jerman dan belum dapat dokter kandungan, sehingga ketinggalan periode testnya. Kalau menurut dokter, dengan usia yang masih di bawah 30 tahun dan juga sudah ada satu anak yang terlahir tanpa kelainan kromosom, saya termasuk kategori risiko rendah. Jadi apa sih FTS test ini?

First Trimester ScreenΒ adalah sebuah tes yang mengkombinasikan tes darah ibu dengan evaluasi janin melalui USG untuk mengidentifikasi risiko terhadap kelainan janin seperti Down Syndrome serta Trisomi-21 dan Trisomi-18. (Americanpregnany.org)

Selainan kelainan kromosom, tes ini juga melakukan nuchal translucency.Β Nuchal translucency adalah pengukuran ketebalan cairan bawah kulit leher belakang janin dengan USG untuk mengidentifikasi kelainan genetik serta kelainan lainnya seperti penyakit jantung.

Tapi, hasil tes ini bukan berupa diagnosa, melainkan berupa rasio probabilitas janin terkena kelainan tersebut. Jadi hasil tes darah dan hasil USG nanti akan diinput dalam sebuah software, lalu software itu akan menghitung risiko kelainan berdasarkan data-data kita. Misalnya, yang termasuk kategori risiko tinggi itu jika hasilnya 1:1500. Jika masuk risiko tinggi, biasanya akan dilakukan tes lanjutan seperti Harmony tes yang harganya jauh lebih mahal (sekitar EUR 400 atau kisaran Rp6,5 juta). Intinya, kata dokter banyak baca dulu saja soal tes ini untuk memantapkan pilihan mau ambil atau tidak.

Mendekati 12 minggu, saya belum ambil keputusan. Setelah baca-baca juga tidak ada artikel yang benar-benar menyarankan harus diambil atau tidak, semuanya kembali ke keputusan orangtua. Beberapa kekurangannya, walaupun jarang bisa jadi ada false positive atau false negative, dan mungkin saja prosentase risikonya menambah kekhawatiran ibu. Akhirnyaaa.. karena saya justru merasa saya bakal lebih tenang kalau tes daripada tidak sama sekali, saya memutuskan untuk melakukan FTS test ini. Tapi ternyata, FTS test ini boleh juga dilakukan ketengan (hihi pardon my language), alias tes USG-nya aja atau tes darahnya aja (yang soal tes darah aja saya ngga yakin deng). Untuk tes USG aja, harganya EUR 170 atau sekitar RP2,8 juta, beda tipis sama yang pakai tes darah komplit. Jadi saya bilang ke dokter saya pilih yang USG aja dulu, jika nanti hasilnya kurang konklusif, saya ambil tes darahnya juga.

Tes ini dilakukan berbarengan dengan USG 12 minggu biasa. Jika normalnya USG 12 minggu hanya mengukur panjang dan berat bayi secara umum, kali ini lebih komprehensif dengan pengukuran nuchal translucency. Yang benar-benar dilihat juga tulang hidungnya. Saya lupa tapi ini penjelasannya gimana. Setelah dapat semua ukurannya, langsung dimasukkin program khusus lalu hasilnya langsung keluar. Bagaimana hasilnya? Alhamdullilah baik, saya masuk kategori risiko rendah. Berikut contoh rasio risiko yang saya dapat:

Risiko umum menurut umur:

Trisomi 21 = 1:770

Trisomi 13/18 = 1:1513.

Risiko akhir setelah tes:

Trisomi 21 = 1:4861

Trisomi 13/18 = 1:6723

Dokter saya kemudian menjelaskan yang saya tulis di atas tersebut, bahwa kategori risiko tinggi berada pada 1:1500. Ada juga risiko sedang, kalau ngga salah 1:2500. Jadi intinya risiko saya jauh di bawah itu. Bismillah.

Mungkin cerita singkat ini bisa membantu buibu yang sedang hamil muda atau berencana hamil. Hehe semoga semua kehamilan kita diberikan kesehatan dan kelancaran sampai kelahiran nanti. Amiin.

Love,

@atoddlersfooddiary

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s